.Ingin kulempar dirimu dengan sandalku
.Dengan keramaian orang biar dirimu berasa malu
.Dan tak pernah menampakan wajah judesmu itu
.Aku membenci dirimu sampai akhir hidupku
I HATE U
Minggu, 12 Desember 2010
Kamis, 25 November 2010
-Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
Gerak adalah hasil interaksi antara tulang, otot, dan persendian tulang.
TULANG
Menurut bahan pembentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).
Tulang rawan bersifat lentur, tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sebaliknya, pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit).
Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.
Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.
Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.
Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi
- Tulang panjang (tulang pipa)
- Tulang pipih
- Tulang pendek
- Tulang pneumatika
- Tulang pipih
- Tulang pendek
- Tulang pneumatika
Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
- | Bagian ujung yang disebut EPIFISE. |
- | Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). |
- | Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. |
Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu :
1. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA)
2. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA)
2. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA)
RANGKA Tulang-tulang Vertebrata membentuk rangka dalam (ENDOSKELETON) yang berfungsi :
- Memberi bentuk tubuh.
- Menahan dan menegakkan tubuh.
- Melindungi dan menegakkan tubuh.
- Sebagai tempat melekatnya otot rangka.
- Sebagai alat gerak pasif.
- Tempat pembentukan sel-sel darah (HEMOPOIESIS).
- Menahan dan menegakkan tubuh.
- Melindungi dan menegakkan tubuh.
- Sebagai tempat melekatnya otot rangka.
- Sebagai alat gerak pasif.
- Tempat pembentukan sel-sel darah (HEMOPOIESIS).
Endoskeleton pada manusia (vertebrata) dibagai menjadi 2 yaitu
- Kerangka sumbu Þ tengkorak dan badan
- Kerangka apendiks Þ anggota gerak
- Kerangka sumbu Þ tengkorak dan badan
- Kerangka apendiks Þ anggota gerak
1. | Kranium (tengkorak), Meliputi : NEUROCRANIUM (tengkorak pelindung otak) SPHLANCHNOCRANIUM (tengkorak pembentuk wajah) |
2. | Badan, Meliputi : COLLUMNA VERTEBRALIS (tulang belakang) STERNUM (dada) COSTAE (iga) COXAE (Wang pinggul) GELANG BAHU |
3. | Apendiks Meliputi : tungkai depan/anggota gerak atas - bersambungan dengan gelang bahu tungkai belakang/anggota gerak bawah - bersambungan dengan gelang pinggul. |
PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI)
MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah :
Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.
Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.
Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.
Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.
ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu :
1. | SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. - SINKONDROSIS Þ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. - SINFIBROSIS Þ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. | ||||||||||
2. | AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas Þ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. | ||||||||||
3. | DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.
|
OTOT (MUSCULUS)
Macam otot
1. Otot polos Þ gerakan tak disadari (INVOLUNTER)
2. Otot lurik = serat lintang Þ gerakan disadari (VOLUNTER)
3. Otot jantung = MIOKARDIUM Þ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen.
Macam otot
1. Otot polos Þ gerakan tak disadari (INVOLUNTER)
2. Otot lurik = serat lintang Þ gerakan disadari (VOLUNTER)
3. Otot jantung = MIOKARDIUM Þ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen.
BAGIAN-BAGIAN OTOT
- TENDON Þ urat otot, bagian ujung otot yang mengecil.
- VENTRIKEL Þ empal otot, bagian tengah otot yang menggembung.
- ORIGO Þ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak.
- INSERSIO Þ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak.
- NORMOTROFI Þ otot yang besarnya normal.
- ATROFI Þ otot yang mengecil, lisut.
- HIPERTROFI Þ otot yang membesar.
- DISKUS INTERKALARIS Þ bagian khas otot jantung yang merupakan batas.
- VENTRIKEL Þ empal otot, bagian tengah otot yang menggembung.
- ORIGO Þ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak.
- INSERSIO Þ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak.
- NORMOTROFI Þ otot yang besarnya normal.
- ATROFI Þ otot yang mengecil, lisut.
- HIPERTROFI Þ otot yang membesar.
- DISKUS INTERKALARIS Þ bagian khas otot jantung yang merupakan batas.
KARAKTERISTIK OTOT
a. KONTRAKTIBILITAS Þ kemampuan untuk memendek
b. EKSTENSIBILITAS Þ kemampuan untuk memanjang
c. ELASTISITAS Þ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang
a. KONTRAKTIBILITAS Þ kemampuan untuk memendek
b. EKSTENSIBILITAS Þ kemampuan untuk memanjang
c. ELASTISITAS Þ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang
KERJA OTOT
- TONUS Þ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi),
- TETANUS Þ ketegangan maksimum yang terus menerus,
- FLEKSI Þ membengkokkan > < EKSTENSI Þ meluruskan,
- ABDUKSI Þ menjauhi badan > < ADDUKSI Þ mendekati badan,
- DEPRESI Þ ke bawah > < ELEVASI Þ ke atas,
- SUPINASI Þ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI Þ menelungkup.
- TETANUS Þ ketegangan maksimum yang terus menerus,
- FLEKSI Þ membengkokkan > < EKSTENSI Þ meluruskan,
- ABDUKSI Þ menjauhi badan > < ADDUKSI Þ mendekati badan,
- DEPRESI Þ ke bawah > < ELEVASI Þ ke atas,
- SUPINASI Þ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI Þ menelungkup.
MEKANISME GERAKAN OTOT
- AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot.
- ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.
- ATP - ADP - AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot.
- ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.
- ATP - ADP - AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot.
Gambar 1 :
Keterangan : a. Otot, b. Serabut otot dengan intinya, c. Kumpulan serabut otot, d. Miofibril, e. Zona H dan Z dari miofibril, f. Aktin dan miosin, g. Otot berelaksasi dan berkontraksi.
Keterangan : a. Otot, b. Serabut otot dengan intinya, c. Kumpulan serabut otot, d. Miofibril, e. Zona H dan Z dari miofibril, f. Aktin dan miosin, g. Otot berelaksasi dan berkontraksi.
- FASE ANAEROB (KONTRAKSI)
ATP Þ ADP + P + Energi
ADP Þ AMP + P + Energi
Kreatinfosfat Þ Kreatin + Fosfat + Energi
ATP Þ ADP + P + Energi
ADP Þ AMP + P + Energi
Kreatinfosfat Þ Kreatin + Fosfat + Energi
- FASE AEROB (pembentukan kembali ATP)
ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.
ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.
GLIKOGEN Þ LAKTASIDOGEN Þ GLUKOSA + ASAM LAKTAT
GLUKOSA Þ CO2 + H2O + Energi
Asam Laktat = zat peleleh
O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah
GANGGUAN PADA SISTEM GERAK
1. | Gangguan pada rangka
| ||||||||||
2. | Gangguan pada otot - Kejang otot - MIASTENIA GRAVIS - Tetanus | ||||||||||
3. | Gangguan karena fisiologis - RAKITIS Þ kekurangan vitamin D ; kaki membentuk "X" atau "O" - MIKROSEFALUS Þ kekurangan kapur - OSTEOPOROSIS Þ kekurangan hormon kelamin |
Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik. Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain
SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA
1. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK Þ KINESIOLOGI
2. MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN Þ GASTROENTEROLOGI
3. DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH Þ HEMATOLOGI
4. EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI Þ NEFROLOGI
5. PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN Þ PULMONOLOGI
6. SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI Þ NEUROLOGI
7. DAN SISTEM HORMON Þ ENDOKRINOLOGI
2. MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN Þ GASTROENTEROLOGI
3. DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH Þ HEMATOLOGI
4. EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI Þ NEFROLOGI
5. PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN Þ PULMONOLOGI
6. SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI Þ NEUROLOGI
7. DAN SISTEM HORMON Þ ENDOKRINOLOGI
GASTROENTEROLOGI
Zat Makanan
Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain :
1. Protein
Mengandung asam amino (essensial dan non essensial). Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg.BB/hari. Jika kebutuhan tersebut berlebih, maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea Þ inilah yang disebut Nitrogen Balans.
Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh, jadi harus didatangkan dari luar.
Misalnya : Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, dsb.
Protein tidak menghasilkan energi
Misalnya : Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, dsb.
Protein tidak menghasilkan energi
2. Lemak (Lipid)
Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin, sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0,5 - 1 gram/kg.BB/hari.
3. Karbohidrat
Sebagai penghasil energi (4 kal/g). Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak.
4. Garam-Garam Mineral
| - Kalsium (Ca) | Þ | Untuk membentuk matriks tulang, membantu proses penggumpalan darah dan mempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. Kebutuhannya adalah 0,8 g/hari. |
| - Fosfor (P) | Þ | Untuk membentuk matriks tulang, diperlukan dalam pembelahan sel, pada pengurutan otot, metabolisme zat. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. |
| - Besi (Fe) | Þ | Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan), komponen penyusun Hemoglobin. Kebutuhannya adalah 15 - 30 mg/hari. |
| - Fluor (F) | Þ | Untuk menguatkan geligi. |
| - lodium (I) | Þ | Komponen penting dalam hormon pertumbuhan (Tiroksin), kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti |
| - Natrium & Klor (NaCl) | Þ | Untuk pembentukan asam klorida (HCl). Kebutuhannya adalah 1 g/hari. |
5. Vitamin
Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil, tidak menghasilkan energi. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi.
Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins)
- | B1 (Aneurin = Thiamin) | Þ | Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. |
- | B2 (Riboflavin = Laktoflavin) | Þ | Transmisi rangsang sinar ke mata. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak, Keilosis. |
- | Asam Nikotin (Niasin) | Þ | Proses pertumbuhan, perbanyakan sel dan anti pelagra. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis, Diare, Dimensia. |
- | B6 (Piridoksin = Adermin) | Þ | Untuk pergerakan peristaltik usus. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). |
| Asam Pantotenat | Þ | Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis | |
| PABA (Para Amino Asam Benzoat) | Þ | Untuk mencegah timbulnya uban | |
| Kolin | Þ | Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. | |
| Biotin (Vitamin H) | Þ | Defisiensi akan menimbulkan gangguan kulit | |
| Asam Folat | Þ | Defisiensi akan menimbulkan Anemia defisiensi asam folat. | |
| B12 (Sianokobalamin) | Þ | Defisiensi akan menimbulkan Anemia Pernisiosa | |
| Vitamin C (Asam Askorbinat) | Þ | Berfungsi dalam pembentukan sel, pembuatan trombosit. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi, karies gigi, pendarahan di bawah kulit. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. |
Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins)
- | Vitamin A (Aseroftol) | Þ | Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel, mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). |
- | Vitamin D | Þ | Mengatur kadar kapur dan fosfor, (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Ditemukan oleh McCollum, Hesz dan Sherman. |
- | Vitamin E (Tokoferol) | Þ | Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. |
- | Vitamin K (Anti Hemoragi) | Þ | Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli |
Alat Pencernaan Makanan
Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, antara lain adalah:

Gbr. Sistem Pencernaan pada manusia
| Mulut | Þ | Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis, Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). | ||||||||
| Lambung | Þ | Dilakukan secara mekanik dan kimiawi, Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. Fungsi HCI Lambung :
| ||||||||
| Usus | Þ | Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase), Amilase dan Tripsinogen. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). Dalam usus besar (Kolon), air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). |
Gangguan Sistem Pencernaan
| • Apendikitis | Þ | Radang usus buntu. |
| • Diare | Þ | Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. |
| • Kontipasi (Sembelit) | Þ | Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) |
| • Maldigesti | Þ | Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. |
| • Parotitis | Þ | Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong |
| • Tukak Lambung/Maag | Þ | "Radang" pada dinding lambung, umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori |
| • Xerostomia | Þ | Produksi air liur yang sangat sedikit |
Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah, infeksi bakteri, dan kelainan alat pencernaan. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).
Diare
Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres), makanan tertentu, atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral, sehingga terjadi dehidrasi.
Konstipasi (Sembelit)
Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. Akibatnya, air terlalu banyak diserap usus, maka feses menjadi keras dan kering. Sembelit ini disebabkan karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging.
Tukak Lambung (Ulkus)
Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Jika pertahanan mukus rusak, enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.
Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis; merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung, seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus, sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis.
Rabu, 03 November 2010
^_* SENYUM SYAILENDRA ^_%
Liburan sekolah
Adalah hari terindah
Melangkah…
Bersama ibu dan ayah
Borobudur,,,,,,,,
Kau begitu luhur
Stupamu begitu menjulang
Membuatqhu tercengang
Adalah bocah sebaya
Dengan mata bercahaya
Tersenyum ramah menyapa
Fasih berbahasa manca
Menjajakan cindera mata
Aqhu terpana..
Ku ulurkan tangan
Ku ajak berkenalan
Dialah Syailendra
Dia begitu ceria
Tidak adha rasa duka
Baginya waktu begitu berharga
Mengharap laba
Membantu keluarga
Matahari mulai tenggelam
Puas menikmati sejarah silam
Waktunya kembali pulang
Dari kejauhan
Syailendra melambaikan tangan
Duduk didepan mobil kijang
Tertawa senang
Dia menyerahkan
Dompet kecoklatan
Kontak mobil kesayangan
Kami pun saling berpandangan
Mengagumi sebuah kejujuran
Wangsa Syailendra
Engkaulah pencipta
Maha karya manusia
Saksi kebesaran bangsa
Syailendra kecil
kauwlah….
Pewaris….
Penerus….
Penjaga….
Citra bangsa berbudaya melalui….
Keramahan senyummu
Kejujuran hatimu
Kepedulian sikapmu
Semangat bajamu
Indonesia bangga
Terimakasih Syailendra.
Minggu, 17 Oktober 2010
Cinta Pertama
Namun perasaan ragu selalu mendera hatiku. Akankah Adit punya perasaan yang sama denganku. Aku tidak mengenal baik Adit. Aku setahun lebih tua darinya. Status sosial keluargaku dan keluarga Adit bagaikan langit dan bumi. Ayah Adit seorang pengusaha sukses dan ibunya seorang guru. Sedangkan keluargaku adalah keluarga termiskin. Ayah tiada sejak aku masih kelas 1 SD. Ibuku kemudian berjualan kue-kue untuk menghidupi kami yang sehari hanya menghasilkan uang sekitar limabelasan ribu. Aku juga sering membantu menjualkan kue-kue ibuku ke sekolah. Namun semua itu belum cukup untuk membiayai ibu dan kami, empat bersaudara. Aku sendiri pernah diusir dari kelas karena belum membayar uang bulanan sekolah selama tiga bulan. Karena kondisi itu aku menjadi seorang yang pendiam dan rendah diri.
Kemarin tanpa sengaja aku bertemu dengan Doni ketika pulang sekolah. Doni adalah sahabat Adit sejak SD. Jika Adit adalah seorang yang pendiam, Doni seorang cowok yang supel. Hampir semua orang mengenalnya. Dengan senang hati Doni menawarkan boncengan motornya dan mengantarkanku sampai rumah. Di jalan Doni bercerita: “Mbak, kemarin Adit cerita kalau dia sebenarnya naksir sama cewek di desa kita juga ini lho,” cerita Doni memanggilku dengan embel-embel Mbak, tradisi di desa kami untuk menghormati orang yang usianya lebih tua. ”Yang bener aja, Don? Emangnya siapa?” “Tak tahu juga mbak, Adit tak sebut nama,” “Iyakah? Tapi di desa kita ini ‘kan banyak ceweknya?”.
“Iya juga ya mbak, and….kira kira siapa ya? Hayooo siapa………..?” “Ooi oi siapa dia oh siapa dia,” Doni malah menyanyi seperti pembawa acara Kuis Siapa Dia di TVRI waktu kami kecil dulu.
Aku hanya bisa tersenyum kecil, namun tak urung percakapan tadi membuat aku punya harapan. Tapi, ah tak mungkin masih banyak teman-temanku yang lebih pantas untuk dijatuhin cinta sama Adit. Meski kami satu sekolah tapi di sekolah pun aku hanya bisa menatap Adit dari jauh, ketika tanpa sengaja aku bertemu dengan Adit di kantin, di perpustakaan atau ketika sama-sama nonton pertandigan olahraga di lapangan sekolah, Adit tak pernah berusaha menyapaku. Kalau aku menyapa Adit duluan, tengsin ah. Aku masih berharap Adit yang memulainya.
Hari sudah beranjak sore, ketika kudengar suara sepeda motor berhenti di depan rumah. Segera kubuka pintu setelah terdengar ketukan. Ternyata Doni dan….Adit. Doni mau meminjam soal-soal ulangan umum sekolah. Kukernyitkan dahiku, aku heran, untuk apa bukankah dia lain sekolah denganku?.
“Ehm….tenang mbak, tenang. Bukan untuk aku ko, Mbak. Itu tu untuk Adit,” kata Doni seperti mengetahui keherananku. Kenapa sih tak mau bilang sendiri, toh udah di sini. Batinku agak kesal.
“Boleh kan Mbak, Mbak Tari yang baik…?” Aku melirik Adit yang hanya tersenyum tipis. Aku segera masuk rumah, dan mengambil lembaran soal-soal ulangan umum yang selalu kusimpan rapi tiap semesternya. Ketika kuberikan lembaran-lembaran itu, kubilang sama Doni agar nanti Adit yang mengembalikan sendiri. Doni hanya mengangguk.
****
Siang itu, ketika aku sedang ngobrol dengan temanku di halte, tiba-tiba …gedubrak….. terdengar suara seperti tabrakan. Kami terkejut, terlihat seorang pengendara motor yang nampak kesakitan jatuh terlempar beberapa senti dari motornya. Aku dan temanku segera menghampirinya. Orang-orang pun segera berhamburan menengoknya. Seketika jalan menjadi macet total. Beberapa orang segera mengangkat tubuh yang kesakitan itu ke halte. Kulihat darah keluar dari pelipis kanan dan siku tangan kanannya, dan ternyata dia adalah Adit. Namun tak lama polisi datang membubarkan kerumunan dan segera membawa Adit ke rumah sakit terdekat. Aku dan temanku menemaninya tanpa diminta.
Sesampainya di rumah sakit, Adit dibawa ke ruang gawat darurat. Polisi meminta sedikit informasi mengenai Adit. Aku mengatakan Adit adalah tetanggaku dan segera memberikan alamatnya. Polisi akan segera menghubungi pihak keluarga Adit. Lima menit kemudian temanku meminta pamit karena sudah terlambat pulang. Meski aku keberatan, kuanggukkan juga kepalaku.
Satu jam kemudian Adit di bawa ke ruang perawatan. Ruang itu terdiri dari empat tempat tidur ditata berjajar yang hanya dipisahkan oleh tirai putih. Adit mendapatkan tempat di dekat jendela. Kulihat Adit masih tertidur ketika perawat meninggalkan kami. Kamar ini hanya berisi aku dan Adit. Aku duduk di ranjang pasien sebelah tempat tidur Adit. Kutatap wajah Adit yang bagian pipinya masih lebam, pelipis dan tangannya dibalut perban, baju seragamnya telah berganti baju seragam rumah sakit. Kulirik jam tangan Adit, sudah hampir pukul 3 sore. Ke mana ya keluarga Adit, batinku. Aku turun dikursi dan kutelungkupkan kepalaku di ranjang. Di ruangan AC begini aku merasa ngantuk sekali.
Aku terkejut ketika perawat masuk membawakan obat untuk Adit, segera kuusap mukaku dan sedikit kurapikan rambutku. Kutengok Adit sudah terbangun, dan segera meminum obat yang dibawa perawat itu. Perawat kembali pergi setelah kuucapkan terimakasih kepadanya. Kami sama-sama saling terdiam tak tahu harus berkata apa. Beberapa menit berlalu, kucoba memecahkan kekakuan ini.
”Dit, gimana rasanya, apa sudah baikan?” tanyaku lirih, agak salah tingkah sambil kusandarkan badanku ke dinding jendela. “Lumayan Mbak, Mbak dari tadi nungguin aku ya?” tanya Adit lemah. Aku hanya mengangguk. Kami sama sama terdiam lagi, meski aku sangat senang berada di sini bersama Adit, tapi rasanya lidah ini kaku untuk mengajaknya bicara.
“Oya, ke mana Ibu Adit ya, kok sampai sekarang belum datang juga. Tadi polisi menjemput ke rumahmu lho?” tanyaku sambil memainkan kakiku dengan sesekali menatap kepada Adit.
“Mungkin di rumah tak ada orang, Mbak. Ibu setiap hari ada jadwal kuliah. Biasanya sih pulang jam setengah enam. Adikku juga les bahasa Inggris. Paling Mbok Warti yang biasa bantu kami bersih-bersih rumah,” jawab Adit dengan lemah sambil memalingkan wajahnya sedikit ke arahku. Aku hanya bisa mengangguk-angguk dan kembali terdiam. Ketika senja sudah beranjak pergi, kudengar langkah tergesa memasuki kamar. Ayah dan ibu Adit yang kelihatan sangat mencemaskan Adit, segera menghampirinya yang terbaring lemah. Baru setelah itu ibu menoleh kepadaku dan mengucapkan terima kasih. Tak lama berselang Doni datang dengan kecemasan juga, Doni tersenyum padaku sebelum menyapa Adit. Wah untung ada Doni, bisa minta tolong nganterin aku pulang. Aku sudah capek dan lapar, dan pasti ibu juga khawatir banget aku telat pulangnya. Segera kuberbisik pada Doni untuk mengantarku pulang. Dan ternyata Doni mengiyakannya. Aku segera berpamitan pada ayah ibu yang tak henti mengucapkan terimakasih kepadaku karena sudah menemani Adit, begitu juga Adit dengan diiringi senyum manisnya. *** Seminggu berlalu sejak peristiwa kecelakaan itu, di suatu sore ketika aku sedang memarut kelapa di dapur bersama ibu, terdengar bunyi motor berhenti di depan rumah. Aku segera keluar setelah mendengar pintu rumahku diketuk. Adit, dia memberikan kue tart coklat yang cantik yang biasanya hanya bisa kutengok di etalase toko roti, sebagai rasa terimakasih dari keluarganya. Kata Adit, itu bikinan ibunya. Satu lagi, dia mengembalikan soal-soal ulangan umum yang dulu pernah dipinjamnya bersama Doni.
“Mbak ini sesuai janji Doni, kalau aku yang akan mengembalikannya sendiri,” kata Adit sambil menyodorkan soal-soal ulangan umum itu dan menatapku penuh arti. Aku salah tingkah, seumur-umur aku belum pernah ditatap orang seperti itu. Tatapan yang membuat aku besar kepala. Tapi Adit langsung berpamitan. Dan ketika akan kuletakkan kumpulan lembaran soal-soal itu sebuah kertas berlipat jatuh dari sela-selanya, mungkin punya Adit yang terselip di lembaran ini. Segera kuambil dan kubuka, kubaca tulisan di dalamnya:
To : Mbak Tari Mbak,
Adit suka sama Mbak. Rasa ini sudah lama Adit simpan. Bagaimanakah perasaan Mbak pada Adit. Maaf ya Mbak?
From : Raditya***
Sabtu, 18 September 2010
Pembakaran Alquran Ternyata Jadi Dilakukan
Pembakaran Alquran yang sebelumnya akan dilakukan oleh pendeta dari Florida Terry Jones, pada peringatan tragedi 11 September, urung dilaksanakan karena mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Namun ternyata oleh pendeta Bob Old dan Danny Allen. Mereka membakar Alquran di halaman belakang sebuah rumah di Springfileld, Amerika Serikat, Sabtu (11/9) silam.
Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di . Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut.
Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dilansir sebuah koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan. Di AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, bayangan seluruh bangsa lain membuat AS adalah negara tanpa kelas dan tidak etis.
Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Menurut Ryanne, orang beragama menggunakan moral yang kuat dan nilai-nilai, namun sekarang orang mendiskreditkan keyakinan mereka karena bersifat menghakimi dan intoleransi. Salah satu dari banyak alasan mengapa kita memiliki pasukan di Irak dan adalah untuk melawan penindasan dan penganiayaan agama terhadap penduduk negara di negara tersebut. Namun, saat ini ternyata warga negara Amerika sendiri yang melecehkan agama lain.Di Chicago, Mohammed Kaiseruddin, Dewan Direksi Pusat Ajaran Islam memberikan gambaran terhadap pembakaran Alquran yang sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dianutnya. Ia mengatakan kepada Huffington Post hari ini, "Kami merasa seperti kita sudah menjadi korban. Ketika kami memegang Alquran, kami memperlakukannya dengan sangat hormat. Kami tidak pernah menaruh salinan Alquran di lantai. Sejak kecil, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk menghormati kitab suci ini. Kami juga mengajarkan kepada mereka ketika selesai membaca Alquran, mereka menutup dan menciumnya, lalu menyimpannya". (Huffington Post/Mainecampus/Detroitnews/DES/IAN).
Jumat, 17 September 2010
Pertemuan di Ujung Jalan Kedua
langkah kakkiku menderu. aku tak tahu apa yang sedang kucari. aku hampir tidak percaya dengan apa yang kulakukan. aku mencarinya. mencari sesosok manusia yang kutemui kemarin di ujung jalan ini. Aku membawa bungkusan untuknya.
tepat pukul 10 malam. Sejam lebih cepat dibandingkan semalam. Aku berdiri sendiri di ujung jalan ini. Nafas tersengal. Hampir putus asa karena tak menemukan sosok yang semalam kutemui disini. Ketakutan menyergapku tatkala aku sadar bahwa hanya ada aku sendiri di ujung jalan ini. Bagaimana bila hal buruk menimpaku.
Aku mencoba berbalik pulang. Tiba-tiba sosok tubuh dingin memelukku dari belakang. Hampir saja aku berteriak jika ia tidak menyumbal mulutku.
“ini aku.”bisiknya.
Ia tak melepaskan dekapannya. Aku tidak nyaman.
“Kenapa baru datang? Aku sudah menunggu lama. Dingin”protesnya
“Aku membawa makanan dan jaket untukmu”
Ia melepaskan dekapannya. Aku lega. Sepertinya ia tertarik dengan apa yang ku bawa untuknya. Ku ajak ia duduk di bawah sorot lampu jalan.
“Apa kau masih suka makanan ini, Gung?”
Tak ada jawaban. Sorot matanya datar. Namun Aku kaget saat ia menyambar makanan itu dan melahapnya.
Semenit… dua menit… makanan itu sudah tak bersisa. Senyum menggulung di bibirnya. Datar.
“ini jauh lebih enak dari saat kau membuatkannya untuk yang pertama kalinya”
Aku senang. Tak kusadari, aku tersenyum.“bahkan sekarang senyummu jauh lebih indah”
Aku menatap ke dalam matanya..lekat..aku benar-benar kehilangan sorot mata yang dulu meneduhkanku. Ia menggenggam tanganku. Dingin. Kuraih jaket yang tadi kubawa bersama makanan itu. Kupasangkan di bahunya. Ia menolak.
“kenapa?”tanyaku.
Ia kembali menatapku. Dalam. Aku tak mengerti. Diam. Ia berbalik. Menyulut rokok dan menghisapnya dalam-dalam.
Huk.. uhuk…
Aku batuk. Aku sangat peka bau rokok. Tak kusadari Kuraih rokok itu dari mulutnya dan membuangnya jauh-jauh.
“masih membenci rokok?”
Aku tak menyahut. Diambilnya sebatang lagi. Tapi tak disulutnya. Entah apa yang dipikirkannya saat ini.
“aku juga membenci rokok, Ra. Tapi hanya rokok yang bisa jadi temanku. Kau tahu, Ra.. Aku kehilangan harapanku kuliah di Jawa. Aku terdampar di kota ini. Sudah hampir 2 tahun”
“Kau kuliah?”
Ia diam. Tapi sejurus kemudian ia mengangguk.
“Di Universitas mana?”
Ia kembali Diam.
“kau tinggal dimana?”
Masih diam.
“Jawab aku, Gung”
“aku tak sehancur yang kau fikirkan, Ra.”
“Ikutlah denganku, Gung”ajakku.
Dia berbalik menatapku. Sinis. Sekarang aku tahu ia masih dengan sifatnya yang dulu. Tak mau mengharap bantuan orang lain.
“Kau mau tinggal denganku? Apa kau sudah tidak peduli dengan apa yang akan orang katakan?”
“tidak. Bukan begitu. Aku akan mencari tempat tinggal untukmu. Meskipun masih kuliah, aku juga bekerja. Kalau kau butuh sesuatu, bilang padaku.”
“tak usah repot-repot. aku bisa tinggal di mana pun aku mau.”
Emosiku memuncak. Aku mendekatinya.
“Gung, aku benar-benar tak mengerti apa yang kau pikirkan.”
Ia sedikit tersenyum. Sinis. Apa artinya itu. Ia mengeluarkan selembar kertas dari saku celana pendeknya.
“Bacalah.”
Aku meraih kertas itu. Ia mengecup pipiku.
“Sampai jumpa.”
Ia memungut jaket yang tadi kuberikan untuknya. kemudian berlalu. Aku terpaku. Segera membuka kertas yang tadi diserahkannya. Sebuah surat yang ditulis oleh Agung. Aku tahu jelas tulisannya.
Kepada yang tersayang, Amira.
Aku senang bisa melihatmu. Tapi kemudian aku harus pergi dengan meninggalkan teka teki untukmu. Aku malu. Aku malu padamu. Aku tak semestinya datang padamu sekarang. Aku semestinya datang dengan mobil mewah dan jas berdasi. Tapi aku terpaksa. Aku hanya ingin memastikan kau masih milikku. Sungguh, diri ini sangat takut kehilanganmu. Bersabarlah, Amira. Saat itu akan datang. Aku akan kembali untukmu. Aku sedang berusaha menjadi orang yang sukses sekarang. Kau pun begitu, kan?
Dari orang yang berharap padamu, Agung.
Aku membaca surat itu sekali lagi. Air mataku menetes tanpa kusadari. Kulipat kembali dan kumasukkan ke saku bajuku. Kupandangi jalan yang tadi ditempuh oleh Agung. Di ujung jalan, gelap. Tapi aku bisa lihat jelas jejak yang ditinggalkannya. Cukup lama. Lalu aku berbalik pulang, bersama perasaan yang campur aduk dan misteri yang mengekor di belakangku.
L.O.V.E
Ketika aku mulai membicarakan tentang cinta. Ini pasti akan sulit. Karena aku sama sekali tidak mengerti tentang mereka, atau memiliki pengalaman yang dramatis dengannya. Tapi bagaimana pun juga cinta, tidak dapat dipungkiri, suka atau tidak. Adalah hal yang pasti akan kita hadapi. Hahaha. Aku selalu ingin tertawa jika mengingat kata ini. C-I-N-T-A. Maaf, tapi kalimat itu jadi terdengar begitu murahan di dalam lagu bagindaz. Tapi sedihnya, memang banyak orang Indonesia yang menyukai lagu itu (aku ingat pertama kali mendengar lagu itu, aku sedang berlibur bersama teman-temanku di bandung-berada di dalam mobil sahabatku sisi dan tidak menyangka bahwa lagu norak tersebut sanggup terkenal-haha), bagiku suka-atau tidak adalah hak asasi yang hakiki. Tidak bisa dipaksakan-walau pun kita boleh menyembunyikannya atau menunjukkannya jika kita mau. Seperti rasa cintamu. Banyak manusia yang begitu beruntung dapat menunjukkan rasa cintanya dengan bebas, tetapi sebagian lainnya tidak memiliki kesempatan yang sama. Mereka tidak seberuntung itu-bahkan terkadang mereka tak pernah mampu mengucapkannya. Jika aku coba mengingat siapa cinta pertamaku? Oke, jujur aku belum pernah menemukan pria itu. Selama ini cinta yang kualami belum sampai ketitik itu. Belum ada pria yang kuanggap pantas menyandang gelar “cinta pertama-ku”. Akan lebih mudah menjawab, jika ditanya siapa laki-laki yang pertama kali saya sukai? Siapa laki-laki ini? Siapakah pria ini? Aku harus mencoba sedikit lebih keras untuk mengingatnya.Hem...........(mikir...)mungkin salah satu teman SDku. Namanya adalah Angga (nama samaran). Ini terjadi 10 tahun yang lalu. Bukan perkara mudah memang, aku mengalami banyak masa sulit ketika aku belum genap 10 tahun. Oke tema kita kali ini bukan tentang “masa lalu yang kelam”. Tetapi ya, ini masalah cinta.Aku yang kala itu belum genap 10 tahun, karena alasan yang sangat memaksa harus pindah ke Yogyakarta. Bukan keinginanku memang. Jakarta adalah tanah kelahiranku. Bahkan Mamaku tersayang pun lahir di sini. Kota ini, dengan segala kekurangannya adalah “rumah” bagiku. Ketika itu aku masih duduk di bangku kelas 6 SD, semester II. Bahkan saat aku berangkat kesana, orang tuaku mengatakan hanya untuk menghabiskan liburan semesterku yang panjang. Aku berangkat dengan perasaan senang bukan kepalang, seperti kebanyakan anak kecil normal lain. Aku bisa mengingat dengan jelas hari itu. Aku bahkan tidak sempat berpamitan dengan sahabat2 yang sejak lahir kukenal. Hal yang paling sulit yang sanggup dihadapi saat kita pindah tempat tinggal adalah memasuki lingkungan sekolah yang baru.. yep. Dan itu lah yang aku hadapi ketika itu. Memasuki sekolah di pedesaan yang jumlah muridnya saja hanya 8 orang per kelas. Bisa kalian bayangkan. Aku pernah mengalami yang lebih buruk dari yang dialami Ikal dalam laskar pelangi (mereka masih punya 10 murid) Hahaha. Aku sangat ingat, bahwa aku menangis dihari pertamaku masuk sekolah itu-aku menangis, bayangkan! Aku begitu takut-sampai-sampai aku menangis. Untung ngga sampe ngompol dicelana. Ketika itu usiaku belum mampu menerima tekan sehebat itu. Aku adalah seorang anak bontot yang manja, anak perempuan satu-satunya dari 5 bersaudara. Bisa kalian bayangkan aku bahkan ngga bisa bahasa JAWA. Dan sebagian dari mereka tidak berbahasa Indonesia dengan baik. (lebih berat ketimbang pindah ke Amerika-lebay). Teman sekelasku hanya 8 orang. Dan laki-laki bernama Angga (nama samaran) adalah adik kelasku. Bocah kurus kering dan bermata sipit (tapi bukan cina). Aku tidak tahu apa alasanku menyukainya pada awalnya. Yang aku tahu aku hanya tidak pernah bosan berada didekatnya. Kami banyak menghabiskan waktu bersama. Kepribadiannya yang tidak tahu malu, membuatku tidak pernah merasa canggung.Apa kalian tahu pada masa itu, mereka teman-teman sekolahku di SD tidak tahu apa itu video games, aku lah yang memperkenalkan Playstation 1 ketika itu pada mereka. Kami anak dusun (karena aku telah bergabung bersama mereka) tidak pernah tertarik mainan semacam itu. Tetapi permainan mereka, harus kuakui memang lebih menarik dari kemoderenan mana pun yang tersedia di kota metropolitan. Bersama mereka aku main kasti, mancing di sungai, jalan kaki ke hutan, prosotan di got, mandi di air terjun, berenang di bendungan, petak umpet di kebon orang, becek-becekkan di sawah, mandiin kebo hahaha (I am just a lucky girl u know). Bahkan teman-teman sekolahku bersekolah tanpa alas kaki (alias nyeker). Kalian bisa menghitung siapa yang bersandal dan siapa yang bersepatu. Tetapi tidak untuk yang “nyeker”. Kalian bisa menebak siapa orang tua mereka dengan memandang dari bungkusan telapak kaki mereka.Jika mengingat masa itu, aku meyakini sekarang bahwa Tuhan memang selalu menghadapkanku pada situasi yang luar biasa-Tuhan begitu menyayangiku kawan-dan aku begitu menyayangi-Nya.Aku mengalami stress berat pada minggu-minggu awalku disana. Yang bisa kulihat hanya gunung,gunung,sawah,sawah,hutan,hutan. Damn, aku bahkan tak memiliki 1 pun mini market untuk membeli ice cream. Butuh waktu 1 setengah jam untuk mencapainya di kota purworejo dengan menggunakan sepeda motor. Dan diwarung hanya tersedia es kenyot seharga 100 perak. Dan hanya ada satu warung yang menjualnya di dekat rumahku. (mendingan bikin dikulkas sendiri-hahaha).Aku lagi-lagi menjadi ‘si hitam’ yang aneh dan malang. Tetapi pernahkah kalian menyadari bahwa masa kecil kita adalah masa yang berjalan paling cepat. Mungkin karena pada saat itu memory kita berputar lebih bersemangat. Mendatangkan hal-hal yang belum pernah kita tahu sebelumnya, dan langsung membuang hal-hal tidak menarik yang telah berlalu. Sedikit sekali memory pada saat itu yang dapat tersimpan dengan baik di dalam sel otak kita saat ini. Tapi kita terbentuk di masa-masa itu. Menjadi siapa kita sekarang. Tidak bisa kupungkiri, seburuk apapun aku bahagia. Karena aku anak-anak, memikirkan segala masalah dengan cara anak-anak.Dan masa-masa itu pun membentuk siapa saya sekarang. Siapa saya yang kalian kenal.Aku tahu kalian semua juga pasti memiliki masa kecil tersendiri. Seburuk apa pun-tetapi kita harus menerimanya dengan cara yang terbaik. Back to topic...Aku hanya bersekolah untuk 3 bulan di SD itu, tetapi aku mengalami banyak hal disana. Walau pun setelahnya aku menghadapi ujian nasional dan berganti seragam dari putih-merah ke putih-biru. Tetapi disanalah aku menemukan laki-laki pertama yang aku suka. Sampai detik ini aku masih bisa melihatnya-bahkan kami bersekolah di SMP yang sama dulu. Walau pun kami tidak lagi saling bicara ketika sama-sama dewasa(entah mengapa-mungkin karena aku takut bahwa dia bukan lagi “anak kecil kurus kering bermata sipit” yang kukenal). Mungkin dia tidak lagi seramah dulu. Kalian tahu aku menyukainya karena dia adalah murid pertama di sekolahku, yang tersenyum padakudihari pertamaku bersekolah. Kalian tahu bahwa kedatanganku disekolah terpencil itu dianggap begitu heboh. Dan dia adalah orang pertama yang melongok dari jendela kelas dan menyunggingkan senyum polosnya sambil menggodaku, dan membuatku merasa diterima disana. Mungkin tak banyak orang tahu-bahwa senyumannya mempengaruhi kepercayaan diriku dihari-hariku setelahnya.Aku hanya tidak ingin merusak kenangan “terbaik” yang kumiliki ketika itu. Oke, mungkin aku hanya tidak mau menjadi orang pertama yang “menyapa”-aku terlalu gengsi. Aku perempuan. Oke itu bukan alasan yang bagus. Lupakan. Pada intinya, dia adalah laki-laki yang pertama kali yang kusukai. Dan bagaimana dengan kalian? Siapa anak perempuan atau laki-laki yang pertamakali kalian suka? Aku ingin sekali kalian bisa share di sini teman-teman. Hanya untuk lucu-lucuan saja.Cinta tidak selalu harus serius bukan.Cinta juga sering kali mempermainkanmu.Tetapi aku hanya meyakini satu hal. Bahwa cinta selalu mampu membuatmu tertawa dengan cara yang terbaik. Jika cintamu tidak dapat melakukannya, maka tinggalkan saja. Karena itu bukan cinta.Itu bukan cinta yang datang dari Tuhan. Itu cinta yang kalian karang sendiri. Manusia sering sekali mengarang banyak hal “baik” karena takut menghadapi kemungkinan “terburuk”. Aku bisa memakluminya-karena aku juga sering kali melakukannya.Tetapi aku yakin perasaan suka yang pertama kali timbul dalam hati kalian adalah perasaan cinta yang paling murni. Murni karena kesederhanaannya.Aku harus jujur, bahwa sepanjang aku menulis tulisan ini, aku selalu tertawa sendiri. Ini jam 2 pagi, tapi aku masih sanggup tersenyum sendiri. Ini tulisan yang membahagiakan, mengenang masa-masa itu membuatku bahagia. Semoga setiap diantara kalian teman2. Bisa menemukan orang yang dapat melengkapi kalian. Menerima kalian secara utuh dalam suka mau pun duka. Menemani kalian disaat kulit kalian kencang maupun keriput. Menyayangi kalian saat ini dan sampai nanti tiba. Mendoakan yang terbaik bagi kalian saat nafas masih berjalan mau pun ketika berhenti tertarik. Menghargai kalian sebagai makhluk yang terbaik yang pernah Tuhan persatukan. Aku sungguh berdoa dengan segenap hatiku. Amin. Dan untuk Angga.. aku akan menyapamu-ketika kita berpapasan lagi nanti. HahaDan terimakasih untuk senyumanmu hari itu-karena aku belum pernah sempat mengatakannya. GoodMorning everybody.Find your love now..My ownroom 2.27 am 18 July 2010(tidak ada satu orang pun sebelumnya yang tahu kisah ini-tapi ini bukan hal memalukan yang tidak bisa kuceritakan pada kalian-jangan bosan ya)
MISTERI MEJA GURU
Bu Anita sangat piawai dalam mengajar. Namun setiap dia mengajar selalu meminta muridnya, terutama Siska, ketua kelas III C untuk menyediakan kursi lain sebagai tempat duduknya. Padahal kursinya sudah tersedia, yaitu di belakang meja guru. Tasnya juga tidak disimpan di sana, tapi di meja murid paling depan. Ulah guru matematika itu mengundang pertanyaan besar bagi Siska. Karena guru lainnya tidak berulah seperti itu.
Waktu istirahat Siska mencoba menduduki kursi itu. Namun tiba-tiba keanehan muncul. Taplak meja guru tersebut terbuka dengan sendirinya. Siska terkejut. Namun belum sempat dia tersadar, keanehan lain muncul. Permukaan meja itu penuh dengan darah. Kejadian itu disampaikan pada Melly dan Mona. Kedua teman dekat Siska itu penasaran dan mencoba menduduki kursi itu. Kejadian yang sama muncul, membua keduanya yakin.
Malam harinya, Siska bermimpi kedatangan seorang wanita, seusia Bu Anita dengan seragam guru. Wanita itu mengucapkan terima kasih, karena Siska telah mencoba duduk di kursi guru. Berikutnya, wanita itu meminta agar Siska mau membantunya. Pagi harinya Siska menceritakan mimpinya. Ternyata mimpi itu dialami juga oleh Melly dan Mona. Mimpi itu mengundang pertanyaan besar bagi Siska, Melly dan Mona. Ketiganya yakin bahwa meja guru itu menyimpan misteri.
Rasa penasaran muncul. Ketiganya sepakat untuk mencari jawabannya. Namun mereka tidak tahu apa yang dilakukan. Hasil diskusi, mereka merencanakan untuk mencoba duduk di kursi itu lagi. Saat melaksanakan rencana itu, keanehan lain muncul. Tak hanya darah, tetapi juga dalam tersebut duduk seorang wanita dengan tubuh lunglai dengan kepala di meja yang dipenuhi darah. Ketiganya semakin yakin bahwa meja itu memang menyimpan misteri.
Malam harinya, Siska bermimpi kedatangan wanita yang sama. Dalam mimpi itu, selain meminta bantuan kepada Siska juga memberikan sebuah jalan untuk mengungkap misteri itu. Sebuah file yang tersimpan di komputer ruang guru. Paginya Siska menceritakan mimpi itu pada Melly dan Mona. Keduanya juga bermimpi yang sama. Hasil diskusi mereka sepakat untuk membuka file tersebut. Sebuah rencana telah disusunnya.
Sore hari, setelah Mang Diman menyimpan kunci di ruang administrasi, Siska mengambilnya. Malam harinya, Siska, Melly dan Mona beraksi. Ketiganya masuk ke sekolah melalui sebuah jalan. Tanpa diketahui Mang Diman yang kebetulan sedang ngontrol, mereka masuk ke ruang guru, kemudian menghidupkan komputer. Namun mereka bingung, karena file itu tidak ditemukan. Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh kemunculan seorang wanita yang datang dalam mimpinya. Wanita itu muncul untuk menunjukan filenya.
Sampai di rumah mereka membuka file itu yang disimpan dalam flashdisk. Misteri meja guru terungkap. Darah pada meja adalah darah Bu Astri yang dibunuh Mang Diman. Penjaga sekolah itu sengaja disuruh Bu Anita untuk membubuhkan racun ke dalam gelas minum Bu Astri. Bu Anita tahu kalau wanita yang konon telah merebut pacarnya itu selalu meminum usai pelajaran berakhir. Sampai kini semua guru tidak mengetahui keberadaan Bu Astri. File ini ditulis karena Bu Astri mengetahui rencana pembunuhan itu.
Siska, Melly dan Mona menyerahkan hard copy kepada kepala sekolah. Kepala sekolah baru mengetahui kalau perebutan pacar antara Bu Anita dan Bu Astri dulu berbuntut dengan pembunuhan. Kini Bu Anita dan Mang Diman harus menanggung seluruh perbuatannya. Kepala sekolah akan mengambil tindakan tegas setelah keduanya terbukti bersalah dalam pengadilan nanti. Bahkan seluruh muridpun berdemo untuk tidak menerima Bu Anita lagi.
================= SELESAI ======================
Waktu istirahat Siska mencoba menduduki kursi itu. Namun tiba-tiba keanehan muncul. Taplak meja guru tersebut terbuka dengan sendirinya. Siska terkejut. Namun belum sempat dia tersadar, keanehan lain muncul. Permukaan meja itu penuh dengan darah. Kejadian itu disampaikan pada Melly dan Mona. Kedua teman dekat Siska itu penasaran dan mencoba menduduki kursi itu. Kejadian yang sama muncul, membua keduanya yakin.
Malam harinya, Siska bermimpi kedatangan seorang wanita, seusia Bu Anita dengan seragam guru. Wanita itu mengucapkan terima kasih, karena Siska telah mencoba duduk di kursi guru. Berikutnya, wanita itu meminta agar Siska mau membantunya. Pagi harinya Siska menceritakan mimpinya. Ternyata mimpi itu dialami juga oleh Melly dan Mona. Mimpi itu mengundang pertanyaan besar bagi Siska, Melly dan Mona. Ketiganya yakin bahwa meja guru itu menyimpan misteri.
Rasa penasaran muncul. Ketiganya sepakat untuk mencari jawabannya. Namun mereka tidak tahu apa yang dilakukan. Hasil diskusi, mereka merencanakan untuk mencoba duduk di kursi itu lagi. Saat melaksanakan rencana itu, keanehan lain muncul. Tak hanya darah, tetapi juga dalam tersebut duduk seorang wanita dengan tubuh lunglai dengan kepala di meja yang dipenuhi darah. Ketiganya semakin yakin bahwa meja itu memang menyimpan misteri.
Malam harinya, Siska bermimpi kedatangan wanita yang sama. Dalam mimpi itu, selain meminta bantuan kepada Siska juga memberikan sebuah jalan untuk mengungkap misteri itu. Sebuah file yang tersimpan di komputer ruang guru. Paginya Siska menceritakan mimpi itu pada Melly dan Mona. Keduanya juga bermimpi yang sama. Hasil diskusi mereka sepakat untuk membuka file tersebut. Sebuah rencana telah disusunnya.
Sore hari, setelah Mang Diman menyimpan kunci di ruang administrasi, Siska mengambilnya. Malam harinya, Siska, Melly dan Mona beraksi. Ketiganya masuk ke sekolah melalui sebuah jalan. Tanpa diketahui Mang Diman yang kebetulan sedang ngontrol, mereka masuk ke ruang guru, kemudian menghidupkan komputer. Namun mereka bingung, karena file itu tidak ditemukan. Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh kemunculan seorang wanita yang datang dalam mimpinya. Wanita itu muncul untuk menunjukan filenya.
Sampai di rumah mereka membuka file itu yang disimpan dalam flashdisk. Misteri meja guru terungkap. Darah pada meja adalah darah Bu Astri yang dibunuh Mang Diman. Penjaga sekolah itu sengaja disuruh Bu Anita untuk membubuhkan racun ke dalam gelas minum Bu Astri. Bu Anita tahu kalau wanita yang konon telah merebut pacarnya itu selalu meminum usai pelajaran berakhir. Sampai kini semua guru tidak mengetahui keberadaan Bu Astri. File ini ditulis karena Bu Astri mengetahui rencana pembunuhan itu.
Siska, Melly dan Mona menyerahkan hard copy kepada kepala sekolah. Kepala sekolah baru mengetahui kalau perebutan pacar antara Bu Anita dan Bu Astri dulu berbuntut dengan pembunuhan. Kini Bu Anita dan Mang Diman harus menanggung seluruh perbuatannya. Kepala sekolah akan mengambil tindakan tegas setelah keduanya terbukti bersalah dalam pengadilan nanti. Bahkan seluruh muridpun berdemo untuk tidak menerima Bu Anita lagi.
================= SELESAI ======================
Langganan:
Postingan (Atom)


